Artikel

Memahami Kerja Sistem Pendingin AC

Bagaimanakah memahami kerja sistem pendingin AC bekerja? Memilih pendingin ruangan untuk dipasang di rumah terkadang membuat kita bingung. Ini dikarenakan banyaknya iklan yang memberikan penawaran model dan harga yang menggiurkan. Namun saat memilih pendingin ruangan, sebaiknya didasarkan atas pengetahuan mengenai cara kerja system pendingin AC tersebut. Berikut adalah cara kerja pendingin ruangan secara lebih detail.

Menyerap Panas Dalam Ruangan
Sistem pendingin AC bekerja melalui refrigerant di dalam evaporator AC. Refrigan menyerap udara panas dari dalam ruangan. Udara panas yang tadi diserap oleh refrigan dalam evaporator dikeluarkan melalui pipa uap kemudian disirkulasikan melalui kondensor. Setelah itu, refrigan dingin dimasukkan kembali ke dalam evaporator kemudian menyemburkannya kembali sebagai udara dingin.

Menurunkan Suhu Dalam Ruangan
Sistem pendingin AC tersebut berfungsi untuk menurunkan suhu udara di dalam ruangan. Suhu udara yang dianggap cukup nyaman bagi tubuh manusia yaitu kira-kira 24 hingga 28 derajat Celcius. Suhu udara di bawah 24 derajat Celcius dianggap terlalu dingin sehingga tidak akan terasa nyaman bagi tubuh.

Menyaring Udara
Air conditioner saat ini dirancang tidak hanya untuk mendinginkan ruangan namun juga untuk membersihkan dan menyaring udara. Penyaringan udara tersebut ditujukan untuk menghilangkan partikel-partikel berupa debu, kotoran, asap rokok dan lain sebagainya. Partikel-partikel inilah yang membuat ruangan menjadi bau apabila terakumulasi dan tidak dibersihkan. Udara yang disirkulasikan dengan baik membuat ruangan menjadi lebih nyaman bagi penghuninya.

Menurunkan Kelembaban Udara
Sistem pendingin AC juga bekerja untuk menurunkan kadar kelembaban udara. Manusia akan merasa nyaman ketika kelembaban udara di lingkungannya adalah sekitar 40% hingga 60%. Kelembaban yang lebih rendah dapat menyebabkan kulit kering dan teriritasi sedangkan kelembaban yang terlalu tinggi menyebabkan tubuh lengket karena keringat tidak dapat menguap.
Beberapa jenis AC yang paling sering digunakan antara lain adalah AC central yang biasanya digunakan di perkantoran atau pertokoan. AC window yang biasanya digunakan untuk ruangan yang tidak terlalu besar, AC split yang dipasang menempel pada dinding atau langit-langit. AC split sendiri terdapat dua jenis yaitu indoor unit yang bekerja dengan mengeluarkan udara dingin dan outdoor unit yang membuang panas dengan bantuan kipas angin yang terpasang di dalamnya. Sementara AC jenis floor standing split atau umum disebut dengan AC tower biasanya digunakan untuk ruangan yang berukuran besar seperti ruang pertemuan dan lain sebagainya.

Dengan memahami bagaimana sistim pendingin AC bekerja, Anda dapat memutuskan jenis AC mana yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda. Tidak masalah apakah nantinya Anda memilih merek AC seperti Panasonic, LG, Sharp atau Samsung, Anda perlu mempertimbangkan kapasitasnya. Anda dapat memilih kapasitas AC mulai dari ½ PK, ¾ PK dan 1 PK tergantung pada anggaran dan kenyamanan yang diperlukan dalam ruangan dimana AC tersebut akan diletakkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *